Adobe Dreamweaver CS3 Review

Dreamweaver Box Udah nyoba nih Adobe Dreamweaver CS3. Rasanya nggak ada perubahan yang signifikan. Dari sisi User Interface nggak jauh beda dengan Macromedia Dreamweaver 8. Docking-nya juga tetep yang lama. Padahal berharap docking-nya jadi seperti Photoshop CS3 ato Flash CS3.

Akhirnya tombol IFrame ada di Dreamweaver. Ada diatas, masuk ke Tab Layout. Dulu kalo maw buat IFrame, harus masuk ke Code Mode dulu. Tapi sekarang… TERNYATA SAMA AJA! Setelah ditekan tombol IFrame malah masuk ke Split Mode. Tetep edit manual.. 😦

Padahal kemudahan menggunakan IFrame sudah diperkenalkan pesaingnya mulai dari Frontpage XP tahun 2001 (kalau gak salah). Ini screenshot IFrame di Frontpage XP.

IFrame

Masih di Tab Layout.. kalau tekan Expanded, posisi yang ditekan tetap Standard. Begitu juga sebaliknya. Malah terkadang nggak bisa ditekan. Tombol Visual Aids (gambar mata) kadang juga nggak bisa ditekan. Gt pula dengan Code, Split, Design. Mungkin nanti ada patch untuk menangani masalah ini.

Kalau diliat dari Code Mode juga nggak jauh beda. Hanya Code Completion nya yang lebih lengkap dari versi sebelumnya. Tapi Tetap kalah dari text-editor sederhana yang gratisan seperti Notepad2, Notepad++, Crimson Editor, dll. Coba liat dua screenshot berikut:

Dreamweaver CS3 notepad2

Dari situ bisa diliat, pastinya yang menggunakan code di Dreamweaver kesulitan bila ada banyak {} atau (). Apalagi kalo nesting (bingung bahasa Indonesia nya yang bagus apa ya?). Karena nggak diberitau tanda kurung yang ini mulainya dari mana, dll. Contoh screenshot yang satunya menggunakan Notepad2. Disitu bisa diliat tanda { dan } menjadi warna merah, walaupun beda baris.

Ajax Spry.. itu salah satu feature baru Dreamweaver CS3. Tapi saat menggunakannya nggak semudah menggunakan Visual Studio 2005 ato Visual Web Developer Express dengan Ajax Extension. Kalau Spry widget sudah dimasukkan, susah banget meng-editnya kalau dari Design Mode. Milih widget-nya aja susah!! Maksudnya kalau widget dipilih di Properties nggak akan muncul Properties untuk widget tsb.

Spry

Di Behavior ada Effect baru. Spry Effect! Klik Window -> Behavior. Bisa bikin effect fade seperti Fade Anything Technique.

Kesimpulannya, untuk para pengguna Dreamweaver 8 belum pantes upgrade ke Dreamweaver CS3. Tapi ini saran untuk yang beli asli. Kalau yang pake bajakan, segera upgrade! Supaya bisa ngerasain juga keselnya. Hyahahaha…

Iklan

2 pemikiran pada “Adobe Dreamweaver CS3 Review

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s