Hujatan untuk Amikom (lagi?)

Saya tidak tau kriteria dosen seperti apa yang direkrut oleh Amikom. Yang jelas ini adalah messy code PHP terburuk yang pernah saya tulis.

Hari ini, tanggal 4 Juni 2008, saya ujian akhir Pemograman Web. Lagi-lagi seperti biasa, soal-soal ujian sangat mudah dan Open Book pula. Hanya empat soal. Soalnya hanya:

  1. Jelaskan perintah ping http://www.amikom.ac.id,
  2. Gambarkan output dari kode HTML berikut (markup or code???).
  3. Kenapa PHP disebut server-side script.
  4. Dan yang terakhir “Buatlah aplikasi PHP sederhana dengan menggunakan metode switch, dengan kriteria sebagai berikut….”
    • Nilai awal adalah 65.
    • Bila nilai <80 maka dapat nilai A.
    • Bila nilai <60 maka dapat nilai B.
    • Bila nilai <50 maka dapat nilai C.
    • Bila nilai >50 maka tidak lulus.

Dan… lagi-lagi… SELALU kalau bukan buat gaji, absen, yaa.. nilai.. Gak pernah jauh dari ini. Apa dosennya nggak bisa bikin sesuatu yang lebih dari gaji, absen dan nilai. Atau memang terpaksa karena standard Amikom yang rendah????

Soal nomor 4, soal yang paling lama saya kerjakan. Bukan karena sulit. Tapi karena harus menggunakan switch, jadi menulis lebih banyak. Disinilah permasalahan messy code (kode kotor).

Seperti yang diketahui programmer PHP, switch hanya bisa membandingkan nilai equals / sama dengan. Tidak seperti if yang bisa membandingkan nilai lebih besar atau lebih kecil. Switch juga tidak bisa menggunakan lebih dari satu variable pada case, dan tidak bisa menggunakan array. Hal ini saya yakinkan lagi dengan melihat online PHP manual saat mengerjakan soal ujian dengan ponsel. Anda bisa melihat manual switch disini: http://id.php.net/switch.

Mau tidak mau, saya harus menuliskan messy code seperti ini:

<?php
function nilai ($nilai = 65) {

switch ($nilai) {
case 100:
case 99:
case 98:
case 97:
case 96:
case 95:
case 94:
case 93:
case 92:
case 91:
case 90:
case 89:
case 88:
case 87:
case 86:
case 85:
case 84:
case 83:
case 82:
case 81:
$hasil = “A”;
break;
case 80:
case 79:
case 78:
case 77:
case 76:
case 75:
case 74:
case 73:
case 72:
case 71:
case 70:
case 69:
case 68:
case 67:
case 66:
case 65:
case 64:
case 63:
case 62:
case 61:
$hasil = “B”;
break;
case 60:
case 59:
case 58:
case 57:
case 56:
case 55:
case 54:
case 53:
case 52:
case 51:
$hasil = “C”;
break;
default :
$hasil = “Tidak Lulus”;
}
return $hasil;
}
?>

Inilah kode terburuk yang pernah saya tulis 😦

Kalau ada dosen Amikom yang membaca ini, tolong naikkan dikit mutu soal (atau mutu anda??). Belum pernah dosen yang saya temui menggunakan class dan object (yang ngajarin PHP yang saya maksud).

Iklan

6 pemikiran pada “Hujatan untuk Amikom (lagi?)

  1. heheh…
    dosennya pinter lagi mas…
    klo ga, ga mungkin jawabnya lama :D.

    secara “manual”, mungkin kita ga menemukan switch untuk operasi pembadingan selain “equal to”. Tapi, coba nge-hack dikit, jadi deh…
    = 75): echo “Nilai anda A”; break;
    case ($n >= 65): echo “Nilai anda B”; break;
    case ($n >= 55): echo “Nilai anda C”; break;
    case ($n >= 45): echo “Nilai anda D”; break;
    default: echo “Nilai anda E”;
    }
    ?>

  2. heheh…
    dosennya pinter lagi mas…
    klo ga, ga mungkin jawabnya lama :D.

    secara “manual”, mungkin kita ga menemukan switch untuk operasi pembadingan selain “equal to”. Tapi, coba nge-hack dikit, jadi deh…
    = 75): echo “Nilai anda A”; break;
    case ($n >= 65): echo “Nilai anda B”; break;
    case ($n >= 55): echo “Nilai anda C”; break;
    case ($n >= 45): echo “Nilai anda D”; break;
    default: echo “Nilai anda E”;
    }
    ?>

  3. aduuuh…
    wordpress geblek juga…
    kenapa ga bisa nulis skrip php yak, yaudahlah, tanpa tag pembuka php.
    —code—
    $n = 65;
    switch(true){
    case ($n >= 75): echo “Nilai anda A”; break;
    case ($n >= 65): echo “Nilai anda B”; break;
    case ($n >= 55): echo “Nilai anda C”; break;
    case ($n >= 45): echo “Nilai anda D”; break;
    default: echo “Nilai anda E”;
    }
    —end code—

  4. Yup.. kebetulan ujian tertulis. Jadi nggak bisa nyoba-nyoba juga. Thanks info nya..

    WordPress emang nggak bisa masukkin script php. Kecuali kalau udah install plugins nya.

    Atau bisa tulis <?php ?>

    &gt;?php ?&lt;

  5. berarti perlu diganti tuh hujatan buat dosennya kalo itu soal messy code, karena ternyata anda yang bikin messy code, walaupun bisa sebenernya codenya bersih 😀 hehehe…

    bagaimanapun itu almametermu… jangan dikotorin dong…

  6. Sebenarnya dosen kita Pintar dan sangat bersahaja…, Tahu kenapa soal ujiannya selalu itu…,Ketika Aku mengajarrr di TPQ(Taman Pendidikan AlQuran) soal ujiannya pun tidak susah… yang penting murid saya tahu maksudnya…,Begitu juga dngan dosenn,.. Belum tentu mahasiswa semuanya sudah tahu, dan mungkin anda terlalu pandai… Prinsip dari pada kuliah kan Kita melakukan penggalian lebih dalam, dosen memberikan jalan awalnya,.. Jika kesusahan bertanya dan dosen kalau bisa Jawab….
    Dan Script itu ternyata bisa dan sangat bisa tuk menjadi Bersih..Alias ringkas…
    Oce coyyy…

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s