I ❤️ vim!! Terutama dengan key binding-nya. Sangat-sangat nikmat. 😍

Berapa lama anda mengetik dengan menggunakan keyboard? Keyboard disini maksudnya keyboard laptop atau PC. Bukan swipe keyboard seperti di Android 😓. Saya hampir setiap hari mengetik. Ntah itu mengetik status, jawaban dan pertanyaan di forum, atau membuat code.

Dulu seringkali pergelangan tangan saya sakit karena harus pindah posisi tangan. Mungkin itu yang disebut gejala carpal tunnel syndrome karena melakukan gerakan tangan ringan dan berulang-ulang. Misalnya menggeser posisi tangan ke mouse supaya bisa meng-klik sesuatu. Menggeser tangan untuk menetak arrow key. Menekan tombol PageUp, PageDown, Home, End, Delete. Well, saat menekan tombol-tombol itu, saya harus mengangkat tangan, atau menekukkan tangan supaya bisa menekan tombol tsb. Tapi setelah mengenal vim dan membiasakan muscle memory saya dengan vim, saya dapat meminimalisir gerakan tangan yang tidak perlu.

Bahkan saya menggunakan vim key binding saat browsing. Dengan Chrome/Chromium saya menggunakan Vimium. Jika menggunakan Firefox, saya pakai Vimperator.

Di editor seperti Sublime Text, LightTable, Atom, JetBrains IDE, NetBeans, dll juga ada vim mode.

Juga saat menggunakan shell seperti bash dan zsh, saya menggunakan vim mode. Di bash, tambahkan ini di ~/.inputrc

set editing-mode vi

Di ZSH, cukup dengan menjalankan command bindkey -v

Saya bahkan mengganti tombol Esc menjadi Capslock 😊. Tentu pengguna vim paham karena seringkali harus menekan tombol Esc. Dan selama menggunakan komputer saya sangat-sangat jarang sekali menggunakan tombol Capslock. Untuk huruf besar dan kecil, cukup menggunakan Shift-key. Karena tombol Capslock ini besar, sangat mudah dijangkau dan berada di home row, saya ganti saja dengan Esc.

Untuk mengganti tombol Capslock menjadi Esc, di Mac OS X, saya menggunakan Seil. Di Linux, cukup menggunakan Xmodmap. Dan di Windows menggunakan AutoHotkey.

Sebenarnya ada dua hal lagi untuk memanjakan jari dan tangan anda, selain vim. Pertama adalah menggunakan keyboard yang bentuknya ergonomis. Dan yang kedua ini masih terus saya pelajari dari dulu dan belum lulus 😅. Apa itu? DVORAK keyboard layout!!

Agak berbeda memang saya belajar menggunakan vim dan dvorak. Saat menggunakan vim, saya efektif menggunakannya dalam 3 bulan. Sehingga muscle memory saya terlatih. Tapi pas belajar dvorak, nggak pernah bisa efektif lebih dari satu hari 😭. Hmm… mungkin nanti dibahas mengenai dvorak+vim.

Rencananya mau bikin video tutorial yang bahas vim. Tungguin aja 😜.

Iklan

4 pemikiran pada “Vim in my life ❤️

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s