Menjalankan Distro Linux lain dari GRUB

Kemarin kedatangan PC jadul IBM ThinkCentre di kantor dengan spesifikasi Intel Pentium 4 – 2.80GHz dan RAM 512MB. PC tsb menggunakan Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat. Ini dia penampakannya 😀

Saat digunakan oleh salah satu teman untuk mengetik membuat dokumen, terasa sangat berat sekali. Oke, mungkin Ubuntu 10.10 tidak terlalu tepat untuk PC ini. Saya putuskan untuk menggunakan Distro lain. Ada beberapa distro yang biasanya digunakan untuk PC jadul. Diantaranya Damn Small Linux dan PuppyLinux. Tapi karena menggunakan OpenBox, saya khawatir tidak ada yang mau menggunakannya di kantor :(. Akhirnya saya putuskan untuk menggunakan LXDE yang lebih ringan tapi dengan tampilan yang masih mudah digunakan. Dari sekian banyak distro dengan LXDE yang ada, akhirnya saya pilih Linux Mint 12 LXDE.

Mulai download file iso dan membuat bootable UFD dengan menggunakan Unetbootin. Setelah dicolok, ubah konfigurasi di BIOS, ternyata UFD saya tidak bisa boot melalui PC ini. Tapi bisa terdeteksi, terlihat dari tampilan POST.

Solusi

Karena GRUB masih bisa run, jadi saya bisa jalankan Linux yang ada di UFD melalui GRUB. Caranya sangat sederhana. Pada GRUB menu, tekan tombol e untuk masuk ke edit mode. Lalu buat entry-nya kira-kira seperti ini:

set root='(hd1,msdos1)'
linux /casper/vmlinuz file=/cdrom/preseed/mint.seed boot=casper iso-scan /filename=${iso_path} quiet splash
initrd /casper/initrd.lz

hd1 adalah UFD. Kalau anda menggunakan lebih dari satu Storage Drive, mungkin bukan hd1. Bisa jadi hd2 atau lainnya.
msdos1 adalah partisi pertama di UFD.

Setelah selesai, tekan tombol Ctrl+X atau F10 untuk boot. Tadaa… LinuxMint sekarang sudah bisa run 😀

How to disable touchpad – Ubuntu 10.4 – Asus A42F

Follow instructions on this link http://ubuntuforums.org/showthread.php?t=1333961

That’s works for me…

UPDATE (14 August 2010)

After upgrade kernel from version 2.6.32-24-generic to 2.6.35-15-generic, I found something in gpointing-device-settings (sudo apt-get install gpointing-device-settings). Look at this screenshot

gpointing-device-settings with kernel 2.6.32
gpointing-device-settings with kernel 2.6.32
gpointing-device-settings with kernel 2.6.35
gpointing-device-settings with kernel 2.6.35

At least my touchpad is detected as a “touchpad” now. 🙂

How to upgrade kernel?

I just follow instructions from here What is the best way to upgrade the Linux Kernel?

Just that?

After upgrade kernel, system can detect Fn+F9. Try it with xev (from terminal, just type xev). But, I still can’t disable/enable touchpad when press Fn+F9 with original script. So, edit /etc/acpi/asus-touchpad.sh

sudo gedit /etc/acpi/asus-touchpad.sh

And replaces with this

#!/bin/sh
[ -f /usr/share/acpi-support/power-funcs ] || exit 0

. /usr/share/acpi-support/power-funcs

getXconsole

if xinput list-props "ETPS/2 Elantech Touchpad" | grep "Device Enabled" | grep 0
then
xinput set-prop "ETPS/2 Elantech Touchpad" "Device Enabled" 1
else
xinput set-prop "ETPS/2 Elantech Touchpad" "Device Enabled" 0
fi

Save and done.

Permasalahan Waktu pada System Dual-boot

Anda menggunakan multi-boot OS pada PC anda?? Misalnya Ubuntu dan Windows. Perhatikan jam setiap kali masuk di masing-masing OS. Apakah berbeda?? Jika yaa.. ini solusinya:

Download file ini ke Windows, and run it.

Ini disebabkan perbedaan cara menyimpan waktu dikedua OS. Linux menyimpan waktu dengan UTC, sedangkan Windows meyimpan waktu dengan local-time. Penjelasan lengkapnya, baca disini: https://help.ubuntu.com/community/UbuntuTime#Multiple Boot Systems Time Conflicts.

Blogged with the Flock Browser

Pengalaman update kernel Ubuntu 8.10

Ini pengalaman pertamaku update kernel online. Selama ini compile sendiri. Aku update kernel dari 2.6.27-7-generic ke 2.6.27-9-generic.

Pertama update dulu informasi paket nya dengan “sudo apt-get update”. Setelah itu “sudo apt-get install linux-image-generic linux-headers-generic”.

Setelah semua installasi selesai, aku restart Ubuntu. Di menu grub ada pilihan kernel lama dan baru. Masuk ke kernel yang baru. Wakss.. ternyata nggak bisa.. terpaksa edit manual grub dengan mengganti parameter paling atas yang uuid ke root (hd0,0).

Setelah berhasil booting, hapus kernel lama. Caranya “sudo apt-get purge linux-image-2.6.27-7-generic linux-headers-2.6.27-7”. Ini akan menghapus kernel dan header-nya. Tetapi sebaiknya anda mengecek dulu beberapa hari, apakah dengan kernel baru ini semua berjalan normal??. Kalau yaa anda boleh menghapus kernel lama.

Saat penghapusan kernel lama berjalan, ternyata ada error.. Wakss.. kernel tidak bisa dihapus. Menurut error message nya, tidak ditemukan kernel-helper. Langsung aku ketik kernel-helper. Ternyata ini adalah bagian dari grub. Aku mengganti grub dengan gfxboot nya LinuxMint. Solusinya, install lagi grub. “sudo apt-get install grub”, ini akan otomatis menghapus gfxboot. Lalu ulang lagi penghapusan kernel lama. Beress.. semua normal.

Setelah restart, menu kernel lama di grub sudah tidak ada lagi. Saat sudah masuk ke Ubuntu, ternyata tombol Delete, Atas, Kanan dan Bawah tidak bisa berfungsi. Langsung googling.. tapi tidak menemukan solusi apapun..

Menyerah?? Tentu saja tidak. Akhirnya cobain “sudo dpkg-reconfigure xserver-xorg”, restart. Semua tombol berfungsi sediakala. Hehe.. aman.. tinggal aktifkan kembali driver nvidia “sudo nvidia-xconfig”. Beress.. semua udah normal kembali.. fiuhh.. senangnya.. Huahauhauhauaaa..

PC yang kupakai Notebook Acer Aspire 4520, jadi kalau PC anda berbeda mungkin anda tidak menemukan masalah yang sama.

PC = Dekstop PC ???
nope.. Mobile PC = Notebook, Netbook, UMPC.

Firefox Google SearchBar di LinuxMint

Di LinuxMint, firefox menggunakan google search yang sudah di-custom. Ada tiga hal yang membedakan hasil pencarian menggunakan google searchbar di LinuxMint.
  • Di hasil pencarian tigak ada logo Google, tapi logo LinuxMint.
  • Layout hasil pencarian yang berbeda. Iklan berada diatas.
  • Tidak ada akses ke Advanced Search.

Solusi

That’s it…

Helpfully link: http://www.linuxmint.com/blog/?p=142