Multiple .env di Laravel

Multiple .env di Laravel

Singkat cerita saya butuh konfigurasi yang berbeda-beda di tiap sub-domain, tapi dengan menggunakan core aplikasi yang sama. Maksudnya gini, kalau membuat sub-domain, maka ada folder khusus untuk sub-domain. Isi sub-domain ini adalah isi dari folder public. Misalnya begini struktur folder-nya

~/company1.example.com
  company2.example.com
  company3.example.com
  main_app

Nah, lokasi aplikasi utama ada di main_app. Sedangkan company1/2/3 maunya menggunakan core-nya si main_app tapi dengan konfigurasi environment dan database yang berbeda. Gimana caranya? :/

Update bootstrap/app.php

Tambahkan ini sebelum return $app;

if (is_readable(getcwd().'/.env')) {
    $app->useEnvironmentPath( getcwd() );
}

Yup, selesai 😀

Sekarang kalau menuju ke http://company1.example.com, maka akan menggunakan konfigurasi dari company1.example.com/.env

Weits, jangan lupa juga file .env diamankan. Kalau menggunakan Apache HTTPD

<Files ".env">
    Order Allow,Deny
    Deny from all
</Files>

Nginx

location ~ /\.env
{ 
    deny all; 
}

How to use “Laravel facade” outside of Laravel

How to use “Laravel facade” outside of Laravel

I love Laravel facade. With Laravel facade the code be more beautiful and readable than traditional approach. But, what if you don’t use Laravel? How to use the “facade”?

For example, I want to use Laravel “File” facade inside of my application.

First, I need to install illuminate/filesystem via composer.

composer require illuminate/filesystem

Then, just load the composer autoloader and create a new class like this

<?php

require 'vendor/autoload.php';

use Illuminate\Filesystem\Filesystem;

class File
{
    public static function __callStatic($name, $args)
    {
        $self = new Filesystem;

        return $self->{$name}(...$args);
    }
}

Finally, we can use File:: like in Laravel.

File::allFiles('./');

File::get('somefile.txt');

UPDATE 23 Aug 2016 – illuminate/config

For example I have folder structure like this

\ - assets/
  - config/
     \ - database.php
       - site.php
       - mail.php

Inside of database.php, site.php, mail.php just simple array. Example of database.php

<?php

return [
    'hostname' => 'localhost',
    'username' => 'root',
    'password' => '',
    'database' => 'test',
];

Here’s the main file to load all configurations.

<?php

require 'vendor/autoload.php';

use Illuminate\Config\Repository;

class Config
{
    protected static $instance;

    public static function __callStatic($method, $args)
    {
        if (! static::$instance) {
            static::$instance = new Repository(
                (new self)->loadConfig('config')
            );
        }

        return static::$instance->{$method}(...$args);
    }

    protected function loadConfig($configPath)
    {
        $items = [];

        foreach(scandir($configPath) as $file) {
            if (substr($file, -4) === '.php') {
                $filename = str_replace('.php', '', $file);
                $items[$filename] = require $configPath . '/' . $file;
            }
        }

        return $items;
    }
}

To get the configuration, just use Config::

Config::get('database.username');             // root
Config::set('database.username', 'newuser');  // Set new value
Config::get('database.username');             // newuser

Config::all();  // All configs

How to use Illuminate/Validation outside of Laravel

How to use Illuminate/Validation outside of Laravel

Ok, judulnya english, tapi isinya Indonesia. 😐

Kebetulan hari ini ada pertanyaan di Facebook Group Laravel Indonesia tentang bagaimana cara menggunakan Validator-nya Laravel tapi bukan di dalam project Laravel?

Ini dia enaknya Laravel, kita bisa menggunakan component-nya di luar Laravel itu sendiri. Ngg… sebenernya bukan cuma Laravel sih. Symfony, ZF, CakePHP, Aura, dll juga bisa digunakan component-nya di luar framework-nya sendiri. Mungkin pengecualian untuk Yii. Component di Yii terlalu terikat dengan framework-nya. Sehingga sangat sulit menggunakan component di Yii tanpa Yii. 😐 Itu salah satu alasan saya kurang suka Yii. Karena nggak mau berbagi dengan komunitas PHP secara keseluruhan.

Ok, kembali ke topik utama. Saya anggap kita bikin project from scratch. Pertama bikin folder project, setelah itu gunakan composer init untuk generate file composer.json

Ambil illuminate/validation dengan composer require illuminate/validation.

Buat file baru index.php dan load composer autoloader.

<?php
require __DIR__.'/vendor/autoload.php';

Kalau kita lihat di vendor/Illuminate/Validation/, ada file Factory.php. Factory adalah istilah yang umum digunakan untuk membuat suatu object.

Tambahkan code berikut.

<?php
require __DIR__.'/vendor/autoload.php';

$validator = new Illuminate\Validation\Factory();

Hmm, untuk membuat Validation\Factory kita membutuhkan Translator dari Symfony. Ini digunakan untuk menentukan error message dalam bahasa apa. Jadi kita tambahkan Symfony Translator

<?php
require __DIR__.'/vendor/autoload.php';

$trans = new Symfony\Component\Translation\Translator($locale = 'en');
$validator = new Illuminate\Validation\Factory($trans);

Nah, sekarang $validator sudah bisa digunakan 😀 Mari kita coba

<?php
require __DIR__.'/vendor/autoload.php';

$trans = new Symfony\Component\Translation\Translator($locale = 'en');
$validator = new Illuminate\Validation\Factory($trans);

$validation = $validator->make([
  'name' => ''
  'email' => 'hello'
],[
  'name' => 'required'
  'email' => 'required|email'
]);

var_dump($validation->fails()); // Seharusnya true

Ok, that’s it 😀 Selamat bereksperimen! Kalau ada pertanyaan, jangan ditanyakan. 😐

Haruskah Validasi di Model?

Haruskah validasi dilakukan di Model (MVC)?

Saya pribadi tidak termasuk yang suka melakukan validasi di model. Kenapa? Saya coba membuat suatu kasus. Kasusnya adalah newsletter.

Ada beberapa pertanyaan jika saya membuat form untuk newsletter.

  1. Haruskah saya menyimpan email tsb?
  2. Bagaimana jika email tsb langsung dikirim ke 3rd party services seperti MailChimp?
  3. Haruskah saya menunggu error yang dikembalikan oleh MailChimp hanya untuk mengetahui email tidak valid?

Kisah di atas bahkan tidak membutuhkan Model. Sehingga lebih masuk akal jika validasi tidak dilakukan di model, tetapi pada saat request diterima, saat itulah request di-validasi.

Bagaimana pendapat anda? :/

 

Multiple Authentication di Laravel 5.2

Multiple Authentication di Laravel 5.2

Pada kisah sebelumnya saya sebenarnya ingin mencari konfigurasi multiple authentication. Tapi malah nyasar ke token authentication.

Dengan multi-auth ini kita bisa membuat fitur login dengan table yang berbeda-beda dengan lebih mudah. Misalnya ada table dokter, pasien, dan staff.

Di Laravel 4, anda bisa menggunakan ollieread/multiauth untuk menggunakan multiple auth. Atau Kbwebs/MultiAuth untuk Laravel 5.0 dan 5.1.

Tetapi pada Laravel 5.2, Taylor Otwell menambahkan fitur ini ke core Laravel

So, gimana cara menggunakan multiple auth ini? Sangat mudah, tidak jauh berbeda dengan dua kisah sebelumnya. Kita bisa baca informasi pada config/auth.php

Screen Shot 2015-12-18 at 22.00.12

Jadi kita cukup menambahkan guards dan providers.

Persiapan

Contoh misalnya kita ingin ada tiga jenis user:

  • Doctor
  • Patient
  • Staff

Buat model yang mirip dengan app/User.php. Kita bisa copy dan edit nama class-nya. Jangan lupa buat juga  migrations untuk model tersebut. Isinya bisa copy dari /database/migrations/2014_10_12_000000_create_users_table.php, atau anda bisa buat sendiri sesuai dengan kebutuhan.

Setelah itu edit config/auth.php, tambahkan tiga guards dan tiga providers baru.

'guards' =>  [
    'doctor' =>  [
        'driver'   => 'session',
        'provider' => 'doctor',
    ],

    'patient' =>  [
        'driver'   => 'session',
        'provider' => 'patient',
    ],

    'staff' =>  [
        'driver'   => 'session',
        'provider' => 'staff',
    ],
],

// ... 

'providers' =>  [
    'doctor' =>  [
        'driver' => 'eloquent',
        'model'  => App\Doctor::class,
    ],

    'patient' =>  [
        'driver' => 'eloquent',
        'model'  => App\Patient::class,
    ],

    'staff' =>  [
        'driver' => 'eloquent',
        'model'  => App\Staff::class,
    ],
],

Login

Persiapan selesai. Saatnya simulasi untuk login. Eits, jangan lupa tambahkan user pada masing-masing model.

Berikut adalah file app/Http/routes.php

Route::get('/login', function() {

    $auth = auth()->guard('doctor'); // Atau \Auth::guard('doctor')

    $credentials = [
        'nip' =>  '04324321', // Nomor Induk Pegawai
        'password' =>  'sate',
    ];

    if ($auth->attempt($credentials)) {
        return 'Yay! Berhasil login (^o^)/';
    }

    return 'Gagal login.';

});

Well done 😀

UPDATE 19 Jan 2016 23:33:56

Pada Laravel 5.2 terbaru, tepatnya 5.2.10, kita bisa gunakan

auth('doctor')

lebih singkat daripada

auth()->guard('doctor')

Detailnya bisa dilihat di https://github.com/laravel/framework/commit/2edaa2791317e1ff0cf80a5d8539e983154082c1.

UPDATE 18 Maret 2016 08:26

Source code demo bisa dilihat di https://github.com/mul14/laravel-52-multiple-auth-demo

Simple Token Authentication API di Laravel 5.2

Simple Token Authentication API di Laravel 5.2

Setelah sebelumnya kita bahas cara menggunakan fitur baru di Laravel 5.2 yaitu autentikasi dengan token, sekarang kita bahas bagaimana cara menggunakannya bersamaan dengan metode autentikasi session.

Pada tulisan sebelumnya, by default kita mengubah konfigurasi “guard” yang default-nya adalah “web” menjadi “api”. Sekarang kita coba menggunakan api guard tanpa mengubah konfigurasi default.

Contoh pada app/Http/routes.php

Route::get('/', function() {

    if (auth()->check()) {
        return auth()->user();
    }

    abort(403, "You're not authorized to access this page.");
});

Route::get('api', function() {

    $auth = auth()->guard('api'); // Switch guard ke "api" driver

    if ($auth->check()) {
        return $auth->user();
    };

    abort(403, "You're not authorized to access this public REST API.");
});

Hmm, gimana kalau kita ubah menjadi middleware? Buat middleware baru dengan nama ApiAccess

./artisan make:middleware ApiAccess

Edit file app/Http/Middleware/ApiAccess.php

public function handle($request, Closure $next)
{
    $auth = auth()->guard('api');

    if ($auth->check()) {
        return $next($request);
    };

    abort(403, "You're not authorized to access this public REST API.");
}

Lalu tambahkan pada app/Http/Kernel.php

'auth.api' => \App\Http\Middleware\ApiAccess::class,

Karena sudah jadi middleware, sekarang kita lebih mudah menggunakannya. Misalnya pada app/Http/routes.php

$options = [
    'prefix' => 'api', 
    'namespace' => 'Api', 
    'middleware' => 'auth.api',
];

Route::group($options, function() {

    Route::get('/', 'UserController@index');

    Route::get('{user_id}', 'UserController@show');

});

Well done. Sekarang kita bisa menggunakan metode login seperti biasanya dan juga menggunakan metode autentikasi stateless dengan menggunakan token sederhana.